SIDOARJO ,penarealita.id.– Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah kembali ditunjukkan jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Krian. Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kemanusiaan, organisasi tersebut turun langsung ke jalan untuk menggalang donasi bagi korban bencana di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Aksi penggalangan dana tersebut dilakukan dengan melibatkan sejumlah kader dan anggota PAC PP Krian. Mereka berdiri di sejumlah titik jalan yang dinilai strategis sambil membawa kotak atau wadah donasi. Pengendara maupun masyarakat yang melintas diberikan kesempatan untuk turut menyisihkan sebagian rezekinya sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara yang sedang mengalami musibah.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PAC PP Krian untuk membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. Menurut jajaran organisasi, musibah yang terjadi di daerah lain bukan hanya menjadi persoalan masyarakat setempat, tetapi juga menjadi panggilan kemanusiaan bagi seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Krian, Ari Pratama, mengatakan bahwa kegiatan penggalangan donasi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana.
“Kami dari PAC Pemuda Pancasila Krian tergerak untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah di NTT. Donasi ini memang tidak seberapa, tetapi kami berharap bisa memberikan manfaat dan meringankan beban mereka,” ujar Ari Pratama.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak semata-mata mengenai jumlah uang yang berhasil dikumpulkan. Lebih dari itu, aksi turun ke jalan tersebut diharapkan dapat mengetuk kepedulian masyarakat agar bersama-sama membantu warga yang membutuhkan.
“Yang terpenting adalah kepedulian dan kebersamaan. Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan rasa kemanusiaan. Sedikit dari kita, apabila dilakukan bersama-sama, tentu akan menjadi sesuatu yang berarti bagi mereka yang membutuhkan,” lanjutnya.
Dalam pelaksanaannya, para anggota PAC PP Krian menyapa pengguna jalan dengan tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban. Penggalangan dana dilakukan secara sukarela tanpa adanya unsur paksaan kepada masyarakat yang melintas.
Warga yang ingin memberikan bantuan dapat langsung menyerahkan donasi kepada petugas yang berada di lokasi. Setiap sumbangan yang diberikan diharapkan dapat dikumpulkan dan kemudian disalurkan melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat terdampak bencana.
Aksi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa organisasi kemasyarakatan tidak hanya hadir dalam kegiatan internal maupun sosial kemasyarakatan di wilayahnya sendiri, tetapi juga dapat mengambil peran ketika terjadi bencana di daerah lain.
Bagi PAC PP Krian, kepedulian sosial merupakan bagian penting dalam membangun hubungan yang kuat antara organisasi dan masyarakat. Semangat gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia dinilai perlu terus dipelihara, terutama ketika ada saudara sebangsa yang sedang menghadapi kesulitan.
Penggalangan donasi di jalan juga menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat bahwa bantuan terhadap korban bencana dapat diberikan dalam berbagai bentuk. Tidak harus dalam jumlah besar, kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana sesuai kemampuan masing-masing.
Ari berharap aksi kemanusiaan tersebut dapat menginspirasi berbagai pihak untuk melakukan hal serupa. Menurutnya, penanganan dampak bencana membutuhkan kebersamaan dan dukungan dari banyak pihak, baik pemerintah, organisasi kemasyarakatan, komunitas, dunia usaha maupun masyarakat secara luas.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi bagian kecil dari gerakan kepedulian yang lebih besar. Semoga bantuan yang terkumpul nantinya dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita di NTT dan semoga kondisi mereka segera membaik,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan bantuan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, setiap donasi yang diberikan memiliki nilai kemanusiaan tersendiri karena lahir dari keikhlasan untuk membantu sesama.
Aksi PAC PP Krian tersebut memperlihatkan bahwa semangat solidaritas tidak mengenal batas wilayah. Masyarakat Krian, Sidoarjo, melalui gerakan sosial yang dilakukan para kader Pemuda Pancasila, berupaya mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang sedang tertimpa bencana di NTT.
Pada akhirnya, penggalangan donasi bukan sekadar aktivitas mengumpulkan dana. Di balik kegiatan tersebut terdapat pesan bahwa masyarakat Indonesia masih memiliki semangat gotong royong dan rasa persaudaraan yang kuat. Ketika bencana datang dan menimbulkan kesulitan bagi sebagian masyarakat, kepedulian dari berbagai daerah menjadi kekuatan moral sekaligus dukungan nyata bagi para korban.
Melalui aksi tersebut, PAC Pemuda Pancasila Krian berharap semangat peduli terhadap sesama terus tumbuh. Bantuan yang terkumpul diharapkan dapat disalurkan kepada masyarakat terdampak secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
(Gung)















